STRATEGI OPTIMALISASI K3 DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI DAN KESELAMATAN KERJA DENGAN METODE HSE (HEALTH AND SAFETY ENVIRONMENT)
DOI:
https://doi.org/10.62375/ayccj862Keywords:
Analytical Hierarchy Process; OSH program; Work efficiency; SafetyAbstract
Dalam perkembangan industri yang semakin pesat, penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi faktor utama dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, produktif, dan berkelanjutan. Dunia industri modern menghadapi beragam tantangan, mulai dari penggunaan teknologi mutakhir hingga kondisi kerja berisiko tinggi, seperti di sektor konstruksi, manufaktur, dan pertambangan. Tanpa penerapan K3 yang optimal, potensi kecelakaan maupun penyakit akibat kerja akan meningkat, sehingga berdampak pada kesejahteraan pekerja sekaligus menurunkan efisiensi operasional perusahaan. K3 tidak hanya berfungsi sebagai langkah pencegahan terhadap kecelakaan, tetapi juga sebagai strategi untuk mendorong produktivitas dan efektivitas kerja. Perusahaan yang konsisten menerapkan standar K3 akan memperoleh manfaat berupa peningkatan kepatuhan terhadap regulasi, pengurangan biaya akibat insiden, serta meningkatnya motivasi dan kepuasan karyawan. Kepatuhan terhadap standar internasional, seperti ISO 45001, juga menjadi indikator penting dalam menjaga reputasi dan daya saing perusahaan. Permasalahan penelitian ini menyoroti adanya laporan kecelakaan kerja di bagian produksi, sehingga mendorong pengelola K3 untuk memperkuat implementasi program melalui Health and Safety Environment (HSE) Inspection, HSE Meeting, HSE Training, dan HSE Promotion.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ribka Putri Berutu, Annisa Purbasari, Vera Methalina Afma

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.










