Analisa pengiriman breakbulk dan kargo di pt. Putra batam jasa mandiri utama menggunakan metode FMEA

Authors

  • Abdul Habib Lubis Universitas Riau Kepulauan Batam

DOI:

https://doi.org/10.62375/557sf164

Keywords:

Pengendalian Kualitas; Produk Cacat; Tiang Pancang; FMEA; Cause and Effect Diagram

Abstract

Pengiriman kargo dan breakbulk mengandung tingkat risiko yang tinggi karena melibatkan muatan besar serta proses penanganan yang rumit. Praktik ini bertujuan untuk memutar proses pengiriman breakbulk dan kargo di PT. Putra Batam Jasa Mandiri Utama, serta mengidentifikasi kemungkinan kegagalan dengan menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Metode yang diterapkan meliputi observasi langsung, wawancara, dan analisis dokumentasi terkait Standar Operasional Prosedur (SOP) perusahaan. Temuan dari analisis menunjukkan bahwa risiko paling signifikan muncul pada fase penjadwalan dan pemilihan armada, persiapan muatan, serta dokumentasi pengiriman. Kegagalan pada fase-fase ini dapat berakibat pada keterlambatan, kerusakan barang, dan masalah operasional. Penerapan FMEA memungkinkan untuk memprioritaskan risiko dan memberikan saran perbaikan berupa peningkatan kepatuhan terhadap SOP, sistem digitalisasi, serta pengembangan kompetensi sumber daya manusia, untuk meningkatkan efektivitas dan keselamatan dalam pengiriman.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] John Snow, Inc., 2004, The Logistics Handbook, a Practical Guide for Supply Chain Managers in Family Planning and Health Programs.

[2] Mahawati, E., Fitriyatinur, Q., Yanti, C. A., Rahayu, P. P., Aprilliani, C., Chaerul, M., Hartini, E., Sari, M., Marzuki, I., Sitorus, E., Jamaludin, & Susilawaty, A. (2021). Keselamatan Kerja dan Kesehatan Lingkungan Industri. In Yayasan Kita Menulis.

[3] Martha C. Cooper, Douglas M. Lambert and Janus D. Pagh, 1997, Supply Chain Management : More than a New Name for Logistics, The International Journal of Logistics Management, volume 8, no. 1, 1997.

[4] Mikulak, Raymond J., Robin McDermott, and Michael Beauregard. The basics of FMEA. CRC press, 2017.

[5] Naufal Nugroho. (2021). Manfaat SMK3 di Perusahaan. SAFEX. https://safex.id/manfaat-smk3-di-perusahaan/

[6] Nawangwulan Widyastuti, S.P., M.Si., Dr. Ir. Soesilo Wibowo, M.S, & Intan Kusuma Wardani, S.TP., MSc. (2020). KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA. Goresan Pena.

[7] Porter A, 2009, Operation Management, website www.bookBoon.com , 2013.

[8] Sebastian Ortiz Duran, 2009 Analysis of an International Distribution hub for Fast Moving Consumer Goods. Presentasi dan jurnal dari internet.

[9] Setyarso, R. (2020). Kesehatan dan Keselamatan Kerja itu Penting. Kementrian Keuangan Republik Indonesia. https://www.djkn.kemenkeu.go.id/kpknl cirebon/baca-artikel/13078/Kesehatan-dan-Keselamatan-Kerja-itu Penting.html

[10] Nasution, F., Nasution, N. I. (2023). IDENTIFIKASI RESIKO KEGAGALAN PROSES PRODUKSI TOILET SOAP PLANT (SABUN MANDI PADAT) DI PT.XYZ. DENGAN MENGGUNAKAN METODE FAILURE MODES AND EFFECT ANALYSIS (FMEA). https://journal.iteba.ac.id/index.php/jmrib/article/view/67

Downloads

Published

2026-08-30

How to Cite

Analisa pengiriman breakbulk dan kargo di pt. Putra batam jasa mandiri utama menggunakan metode FMEA. (2026). Jurnal Manajemen Rekayasa Dan Inovasi Bisnis, 5(1), 86-95. https://doi.org/10.62375/557sf164

Similar Articles

11-20 of 39

You may also start an advanced similarity search for this article.