Jurnal Manajemen Rekayasa dan Inovasi Bisnis https://journal.iteba.ac.id/index.php/jmrib <p><strong><em>Jurnal Manajemen Rekayasa dan Inovasi Bisnis </em></strong>merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Manajemen Rekayasa ITEBA. jurnal ilmiah ini <em>open access</em> dan <em>peer-review</em> yang diterbitkan dua kali setahun (Agustus dan Februari). bertujuan untuk mencapai teori dan aplikasi mutakhir. Jurnal ini merupakan media penyebaran informasi hasil penelitian bagi dosen, peneliti¸ mahasiswa dan praktisi.</p> LPPM-ITEBA en-US Jurnal Manajemen Rekayasa dan Inovasi Bisnis 2961-9351 Pengaruh Dukungan eksternal, kepercayaan, dan hambatan terhadap teknologi digital UMKM dengan Structural Equation Modeling https://journal.iteba.ac.id/index.php/jmrib/article/view/810 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dukungan eksternal, kepercayaan, dan hambatan terhadap adopsi teknologi digital pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 82 pelaku UMKM yang dipilih dari populasi sebanyak 455 unit usaha menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10%. Data dianalisis menggunakan <em>Structural Equation Modeling</em> (SEM) berbasis <em>Partial Least Squares</em> untuk mengevaluasi model pengukuran dan model struktural secara simultan.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh konstruk memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Secara struktural, dukungan eksternal dan kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap adopsi teknologi digital, sedangkan hambatan berpengaruh negatif dan signifikan. Ketiga variabel tersebut secara bersama-sama mampu menjelaskan 62% variasi adopsi teknologi digital UMKM, dengan kepercayaan sebagai faktor yang paling dominan dalam memengaruhi keputusan adopsi.</p> <p>Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kepercayaan terhadap sistem digital, perluasan program pendampingan, serta pengurangan hambatan biaya dan teknis merupakan kunci utama dalam mendorong transformasi digital UMKM. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi perumusan kebijakan dan strategi praktis dalam mempercepat digitalisasi UMKM secara berkelanjutan.</p> khairunnisa Ahmad Shalihin Friska Juliana Hutauruk Copyright (c) 2026 khairunnisa, Ahmad Shalihin, Friska Juliana Hutauruk https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-02-15 2026-02-15 4 2 1 11 Analisis Kepuasan Pelanggan Menggunakan Pendekatan Service Quality (SERVQUAL), Importance Performance Analysis (IPA) Dan Customer Satisfaction Index (CSI) https://journal.iteba.ac.id/index.php/jmrib/article/view/811 <table> <tbody> <tr> <td> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan PT. Pos Indonesia persero KCU Batam menggunakan tiga metode, <em>Service Quality</em> (SERVQUAL), <em>Importance Performance Analysis</em> (IPA), dan <em>Customer Satisfaction Index</em> (CSI). Penelitian ini menggunakan pendekatan analilis deskriptif kuantitatif. Metode penggumpulan data menggunakan kuesiner &nbsp;dalam bentuk skala <em>Likert</em>.&nbsp; Total responden dalam penelitian ini 125 responden. Hasil penelitian&nbsp; tingkat kesesuaian sebesar 98.96% pada Diagram Kartesius dari 30 atribut terdapat 5 atribut yang memerlukan perbaikan dan peningkatan yaitu atribut &nbsp;7, 8, 20, 29, dan 30. Indexs kepuasan pelanggan PT. Pos Indonesia persero KCU Batam mendapatkan skor sebesar 82.73 % menunjukan bahwa pelanggan PT. Pos Indonesia persero KCU Batam&nbsp; telah merasa “sangat puas” rentan skor berada pada rentang skala 0,80 % sampai dengan 0,100%, dapat diketahui bahwa kinerja PT. Pos Indonesia persero KCU Batam sudah bagus.</p> </td> </tr> </tbody> </table> Haryati haryati Edi Sumarya Annisa Purbasari Copyright (c) 2026 @Haryati haryati, Edi Sumarya, Annisa Purbasari https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-02-25 2026-02-25 4 2 12 22 Analisis Program Keselamatan Kerja untuk Produktivitas dengan Pendekatan Fault Tree Analysis https://journal.iteba.ac.id/index.php/jmrib/article/view/805 <p>Salah satu aktivitas esensial yang dilakukan oleh individu atau komunitas untuk mempertahankan eksistensi adalah bekerja. Aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) memegang peranan krusial dalam dunia industri, baik yang berskala kecil maupun besar. Maka dari itu, perlu adanya perbaikan serta pengembangan program terkait kesehatan dan keselamatan kerja di dalam perusahaan untuk mencapai produktivitas yang maksimal. Dalam studi ini, metode yang dipakai adalah analisis pohon kesalahan. Data diperoleh melalui wawancara dan observasi langsung. Untuk analisis, pendekatan yang digunakan mencakup analisis kualitatif deskriptif dan kuantitatif. Penilaian hasil keselamatan kerja dan status keselamatan menunjukkan angka frekuensi yang mencerminkan total kecelakaan yang terjadi per 1.000.000 jam kerja dalam tiga tahun terakhir. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa kecelakaan kerja berimbas pada produktivitas. Sekitar 10, 7, dan 3 kecelakaan dilaporkan dari tahun 2022 sampai 2024. Sementara tingkat frekuensi untuk periode tersebut adalah 44,3; 39,9; dan 13,52 per satu juta jam kerja. Angka keparahan yang tercatat dari tahun 2022 hingga 2024 adalah 1.552,4; 395,25; dan 94,69 per satu juta jam kerja. Pada tahun 2023, diketahui Nts sebesar -304,79, sedangkan pada tahun 2024 ada di -1966,79. Dari data yang diterima, dapat diambil kesimpulan bahwa penurunan angka kecelakaan kerja berkontribusi pada peningkatan produktivitas dari tahun ke tahun.&nbsp;</p> Dina Sinaga Hery Irwan Zaenal Arifin Annisa Purbasari Copyright (c) 2026 Dina Sinaga, Hery Irwan, Zaenal Arifin, Annisa Purbasari https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-02-25 2026-02-25 4 2 23 35 Penurunan Defect Leakage Sikat Gigi Elektrik Dengan Six Sigma Dmaic (Studi Kasus PT. PIB) https://journal.iteba.ac.id/index.php/jmrib/article/view/827 <p>This paper condenses a Six Sigma DMAIC project implemented in an electric <br>toothbrush assembly line at PT PIB, Batam. Baseline January–September 2025 <br>records 967,700 units with 36,281 defects; leakage contributes ≈60% (21,774 <br>units) and becomes the CTQ. Using Pareto, SIPOC, P-Chart, and fishbone, root <br>causes were traced to unstable air pressure at the leakage tester, rubber-seal <br>mismatch, missing controlled oiling at top-seal assembly, and operator <br>variation. Post-implementation (Oct–Dec 2025) DPMO fell from ≈5,356 ppm <br>(≈4σ) to ≈200 ppm (≈5σ), P-Chart points stayed in-control. These results <br>demonstrate DMAIC effectiveness to reduce leakage defects and stabilize <br>process capability.</p> Meika Clara Nauli Hutasoit Hery Irwan Edi Sumarya Copyright (c) 2026 Meika Clara Nauli Hutasoit, Hery Irwan, Edi Sumarya https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-02-26 2026-02-26 4 2 36 46 Analisis Risiko Keselamatan Kerja Dan Ergonomi Dengan Metode Hirarc Pada Proses Produksi Di Kedai Farhana https://journal.iteba.ac.id/index.php/jmrib/article/view/832 <p>Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menganalisis risiko bahaya, serta menentukan tingkat risiko pada lingkungan kerja bagian produksi di Kedai kue dan roti Farhana. Proses produksi meliputi beberapa tahapan, yaitu pemilihan bahan baku, penggilingan, penataan, pemanggangan, hingga proses pengemasan (packing). Dalam pelaksanaannya, kegiatan produksi menggunakan berbagai mesin, peralatan, serta bahan baku yang berpotensi menimbulkan bahaya terhadap kesehatan dan keselamatan pekerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah <strong>Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control (HIRARC)</strong> dengan pendekatan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan wawancara dengan pekerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa potensi bahaya dengan tingkat risiko yang berbeda. Risiko kategori rendah (low risk) meliputi kaki tersangkut box dan area kerja yang sempit sebesar 14%. Risiko kategori sedang (medium risk) meliputi kaki kesemutan, kaki tersandung kabel, kebisingan mesin, tergelincir, serta kelelahan otot akibat gerakan berulang sebesar 29%. Sementara itu, risiko kategori tinggi (high risk) meliputi terkena panas dari loyang, paparan suhu ruang yang tinggi, serta terpeleset saat pengambilan kue dari oven dengan persentase sebesar 57%. Tidak ditemukan risiko dengan kategori ekstrem (extreme risk) atau sebesar 0%. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam penerapan langkah-langkah pengendalian risiko guna meminimalkan potensi kecelakaan kerja serta meningkatkan aspek keselamatan dan ergonomi di lingkungan produksi Kedai kue dan roti Farhana</p> Andi Haslindah Ahmad Hanafie Hanafie Sumardayanti Zainuddin Copyright (c) 2026 Andi Haslindah, Ahmad Hanafie Hanafie, Sumardayanti Zainuddin https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-02-27 2026-02-27 4 2 47 54 Analisis Pengendalian Kualitas Produk Menggunakan Metode DMAIC dan FMEA Pada Proses Produksi Industri 4.0 https://journal.iteba.ac.id/index.php/jmrib/article/view/804 <p>Kualitas produk merupakan faktor penting dalam menjaga daya saing perusahaan manufaktur, khususnya pada industri rokok yang memiliki standar mutu yang ketat. PT. Alcotraindo Batam mengalami peningkatan tingkat cacat produk yang melebihi batas toleransi perusahaan sebesar 1,5%, sehingga diperlukan upaya pengendalian kualitas yang sistematis dan berbasis data. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya cacat produk rokok serta merancang perbaikan proses produksi yang efektif guna menurunkan tingkat kecacatan produk.</p> <p>Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah DMAIC (<em>Define, Measure, Analyze, Improve, Control</em>) yang didukung oleh <em>Failure Mode and Effect Analysis</em> (FMEA). Tahap <em>Define</em> dan <em>Measure</em> digunakan untuk mengidentifikasi jenis cacat dominan dan mengukur kinerja proses produksi. Tahap <em>Analyze</em> dilakukan melalui <em>Root Cause Analysis</em> menggunakan diagram Fishbone dan analisis 5W+1H untuk menentukan akar penyebab kecacatan. Selanjutnya, tahap Improve difokuskan pada perancangan dan implementasi perbaikan teknis, sedangkan tahap <em>Control</em> digunakan untuk menjaga kestabilan proses produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cacat dominan berasal dari ketidakkonsistenan pengaturan mesin, ketidakstabilan kadar air tembakau, serta metode kerja yang belum optimal. Implementasi usulan perbaikan berupa kalibrasi mesin, penyusunan SOP, pelatihan operator, dan pengendalian kadar air tembakau dapat menurunkan tingkat kecacatan produk dan meningkatkan efisiensi serta efektivitas proses produksi di PT. Alcotraindo Batam.<strong><br></strong></p> joni tampubolon tampubolon Edi Sumarya Annisa Purbasari Copyright (c) 2026 joni tampubolon tampubolon, Edi Sumarya , Annisa Purbasari https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-02-27 2026-02-27 4 2 55 66