MEMBANGUN PEMAHAMAN GENERASI Z SEBAGAI MASYARAKAT MODERN PADA ISU KESENJANGAN SOSIAL MELALUI AKTIVASI MEDIA BUKU VISUAL NARATIF
DOI:
https://doi.org/10.62375/yj4zaq36Keywords:
Kolektivisme, Kesenjangan, Sosial, Keterhubungan, GlobalisasiAbstract
Kesenjangan sosial merupakan isu yang ditandai oleh perbedaan signifikan dalam akses terhadap sumber daya, kesempatan, serta layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan. Dalam konteks masyarakat modern, khususnya generasi Z, fenomena ini berkaitan erat dengan meningkatnya nilai individualisme yang dipengaruhi oleh modernisasi. Preferensi terhadap kebebasan berekspresi dan kemandirian personal membentuk cara mereka berinteraksi, sekaligus memengaruhi tingkat kepedulian terhadap isu sosial di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana generasi Z memaknai kesenjangan sosial, faktor yang mendorong keterlibatan mereka, serta bentuk komunikasi yang dianggap relevan dan bermakna. Metode yang digunakan meliputi wawancara dan pemerolehan data dengan target audiens. Melalui hasil observasi, perancangan buku dipilih sebagai medium untuk menjembatani isu kesenjangan sosial. Melalui kombinasi fotografi, elemen grafis, dan narasi yang terstruktur, desain diarahkan untuk menyampaikan pesan. Pendekatan melalui nilai personal dan keterhubungan sosial menjadi strategi utama dalam mendorong keterlibatan generasi Z. Harapannya, perancangan ini dapat memperkuat pemahaman isu kesenjangan sosial serta mendorong terbentuknya partisipasi yang lebih inklusif, dan berkelanjutan di masa mendatang.
References
Rahmatia, A., Sukmana, O., & Susilo, R. K. D. (2024). Individualisme Gen Z sebagai Tantangan Kolektivisme di Indonesia. Journal https://doi.org/10.59012/jsb.v2i3.55 Generasi of Society Bridge, 2(3), 186–196.
Lestari, R. N., & Achdiani, Y. (2024). Pengaruh Globalisasi Terhadap Gaya Hidup Individualisme Masyarakat Modern. SOSIETAS, https://doi.org/10.17509/sosietas.v14i2.70149
Rosmita, D. & Karim, A. (2025). Pergeseran nilai sosial pada generasi Z: Antara Individualisme dan Kolektivitas Digital. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 8(1), 45–58. https://journal.institutemandalika.com/index.php/jomss/article/view/250
Azzahra, N. A., & Nasution, M. I. P. (2024). Dampak perbedaan akses teknologi terhadap kesenjangan sosial ekonomi. Jurnal Akademik Ekonomi dan Manajemen, 1(4), 422–429. https://doi.org/10.61722/jaem.v1i4.349
Fabela, Z., & Khairunnisa, A. (2024). Dampak kesenjangan sosial di Indonesia. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 3(6), 3158–3162.
Aisyah, S. N., & Fauzan, A. (2024). Ketimpangan ekonomi dan dampaknya terhadap mobilitas sosial masyarakat. Perseptif: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 2(3), 120–126. https://doi.org/10.70716/perseptif.v2i3.409
Jariah, A. (2025). Communica : Journal of Communication Digital Resistance and Representation: Media Narratives of Marginalized Groups in a Global Context. Retrieved https://journal.idscipub.com/communica
Rahmadani, A. A., Salsabila, A., Bora, F., Maulana, G. Z., & Azizah, N. (2025). Problem ketimpangan sosial di masyarakat bagi sila kelima Pancasila. Jurnal Lentera Ilmu, 1(1), 86–92. https://doi.org/10.59971/li
Aisyah, N. N. (2023). Analisis Penyebab Serta Dampak Kesenjangan Sosial-Ekonomi Pasca Pandemi Beserta Solusi Untuk Mengatasinya. Proceedings Series of Educational Studies, 231–234.
Rahmadani et al. (2025). Problem ketimpangan sosial di masyarakat bagi sila kelima Pancasila. Jurnal Lentera Ilmu, 1(1), 86–92. https://doi.org/10.59971/li
Baker, S., Cantillon, Z., & Evans, C. (2025). Zine-making for critical cultural justice inquiry: a qualitative multi-method approach to reimagining Kingston and Arthur’s Vale Historic Area, Norfolk Island. Qualitative https://doi.org/10.1177/14687941241297376 Research, 25(5), 1112–1139.
Hay, K., Durrant, A. C., Tariq, S., Coventry, L., & Anderson, H. (2024). Zineography: A Community-Based Research-through-Design Method of Zine Making for Unequal Contexts. ACM International Conference https://doi.org/10.1145/3679318.3685390 Proceeding Series.
Xia, S. (2024). Research on visual elements and emotional expression in book design. World Journal of Educational Research, 11(3), 109–124. https://doi.org/10.22158/wjer.v11n3p109
Christie, C. (2025). Analisis Efektivitas Visual Storytelling pada Prototype Page Journaling Book SoulQuest. Jurnal Vicidi, 15(2), 298–315. https://doi.org/10.37715/vicidi.v15i2.6216
Yuan, Z., & Chen, Y. (2018). Tactile Sense and Emotion in Book Binding Design. Advances in Social Science, Education and Humanities Research, volume 232, 492-495. https://doi.org/10.2991/icadce-18.2018.104
Bichler, K., & Beier, S. (2016). Graphic design for the real world? Visual communication’s potential in design activism and design for social change. Artifact: Journal of Design Practice, 3(4), 11.1-11.10.https://intellectdiscover.com/content/journals/10.14434/artifact.v3i4.12974/a rt.3.4.11.1_1
Putra, D. P. 14(2), 121–132. (2024). Zine Sebagai Representasi Budaya Perkotaan di Jakarta. https://journal.budiluhur.ac.id/index.php/kartala
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dzikran Izharuddin, Ramlan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








